
Dah lama ga nulis neh, ^_^
dah lama juga aQ ga bahas secara detail soal 'hatiku' ^_^
Sebenernya, hari ini Debby lagi sedih banget. Seseorang nun jauh di sana, yang begitu aQ rindukan ga telepon aQ tadi pagi. Padahal dia udah janji mau telepon. >.<
Sedikit childess, sejak aQ bener-bener sadar aQ mencintai dia yang menurut pemahaman orang mungkin cintaku ini ga logis.
Tapi aQ tahu, jalan yang aQ tempuh sekarang bersama dia itu semata-mata karena rencana indah Tuhan atas hidup kami.
aQ ga punya apa-apa untuk aQ banggakan, selain Tuhan Yesus yang begitu mengasihi kami. Maka aQ meletakkan hubungan ini dari awal di dalam tanganNya. Debby percaya, dia bukan orang yang tidak baik, karena sejak aQ begitu sering membohongi perasaanku dengan banyak teman lelaki, aQ hanya meminta lelaki terbaik yang memahami aQ dan mengasihi aQ dengan segenap hatinya.
Ternyata perjuanganku menemukan cinta sejati ga semudah yang aQ bayangkan. Ketika aQ memutuskan untuk memilih dia menjadi pendamping hidupku kelak, aQ semakin diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan. Mulai dari perbedaan karakter yang jelas terlihat, perbedaan mood yang ga bisa ketemu, juga pergumulan-pergumulan kami masing-masing. baik itu dari keluarga maupun kepribadian masing-masing.
Tetapi, Debby telah memutuskan satu pilihan dan memilih untuk bertanggungjawab atas pilihan itu. Karena aQ begitu mencintainya ^_^ Bahkan terlalu mencintainya mungkin, sampai semua kekurangannya ga membuat aQ bosan untuk tetap mengasihi dia. Entahlah, tapi Debby seakan menemukan sisi lain dari kehidupanku yang begitu mandiri dan keras.
aQ menemukan sosoknya yang begitu lemah lembut dan pengertian, walaupun kadang aQ ga memahami cara dia memperhatikan aQ, tp aQ tw, segala kekesalannya akan tindak-tandukku adalah bentuk kasih sayangnya untukku. perbedaan latar belakang membuatku berfikir, Tuhan sedang menggantikan apa yang tidak ada padaku, untuk aQ nikmati dan pelajari dari dia.
Kehangatan keluarganya yang sejak ia kecil begitu takut akan Tuhan, juga kasih sayang orangtuanya kepada dia membuat aQ sejujurnya iri sekaligus bangga, setidaknya orang yang sekarang aQ kasihi tidak mengalami penderitaan yang aQ alami.
Perjalanan kami masih sangatlah panjan. Masih banyak hal yang perlu aQ persiapkan untuk mendewasakan pikiran dan rohaniku dari hari ke hari. aQ mau menjadi penolong yang tangguh suatu saat nanti bagi dia dan anak-anak kami kelak. aQ serahkan semua ke dalam tangan pengasihan Tuhan, aQ percaya...akan ada pelangi di ujung semua perjalanan yang sedang kami lalui ini.
aQ suka banget denger nada sambung yang dia pakai lagu teksnya gini:
'Kau menjanjikan damai, indah pada waktuNya... orang yang menantikanMu tak akan Kau permalukan'
sayang, aQ lagi ga ada pulsa wat misscall dia ^_^ sekalipun ga bisa menghubungi dan ga ditelepon pagi ini, doaku untuknya dan keluarganya yang begitu ia kasihi ga akan berhenti.
Karena aQ sayang padanya..... ^_^
Luv u M... <=^-^=>
Sebenernya, hari ini Debby lagi sedih banget. Seseorang nun jauh di sana, yang begitu aQ rindukan ga telepon aQ tadi pagi. Padahal dia udah janji mau telepon. >.<
Sedikit childess, sejak aQ bener-bener sadar aQ mencintai dia yang menurut pemahaman orang mungkin cintaku ini ga logis.
Tapi aQ tahu, jalan yang aQ tempuh sekarang bersama dia itu semata-mata karena rencana indah Tuhan atas hidup kami.
aQ ga punya apa-apa untuk aQ banggakan, selain Tuhan Yesus yang begitu mengasihi kami. Maka aQ meletakkan hubungan ini dari awal di dalam tanganNya. Debby percaya, dia bukan orang yang tidak baik, karena sejak aQ begitu sering membohongi perasaanku dengan banyak teman lelaki, aQ hanya meminta lelaki terbaik yang memahami aQ dan mengasihi aQ dengan segenap hatinya.
Ternyata perjuanganku menemukan cinta sejati ga semudah yang aQ bayangkan. Ketika aQ memutuskan untuk memilih dia menjadi pendamping hidupku kelak, aQ semakin diperhadapkan dengan berbagai macam tantangan. Mulai dari perbedaan karakter yang jelas terlihat, perbedaan mood yang ga bisa ketemu, juga pergumulan-pergumulan kami masing-masing. baik itu dari keluarga maupun kepribadian masing-masing.
Tetapi, Debby telah memutuskan satu pilihan dan memilih untuk bertanggungjawab atas pilihan itu. Karena aQ begitu mencintainya ^_^ Bahkan terlalu mencintainya mungkin, sampai semua kekurangannya ga membuat aQ bosan untuk tetap mengasihi dia. Entahlah, tapi Debby seakan menemukan sisi lain dari kehidupanku yang begitu mandiri dan keras.
aQ menemukan sosoknya yang begitu lemah lembut dan pengertian, walaupun kadang aQ ga memahami cara dia memperhatikan aQ, tp aQ tw, segala kekesalannya akan tindak-tandukku adalah bentuk kasih sayangnya untukku. perbedaan latar belakang membuatku berfikir, Tuhan sedang menggantikan apa yang tidak ada padaku, untuk aQ nikmati dan pelajari dari dia.
Kehangatan keluarganya yang sejak ia kecil begitu takut akan Tuhan, juga kasih sayang orangtuanya kepada dia membuat aQ sejujurnya iri sekaligus bangga, setidaknya orang yang sekarang aQ kasihi tidak mengalami penderitaan yang aQ alami.
Perjalanan kami masih sangatlah panjan. Masih banyak hal yang perlu aQ persiapkan untuk mendewasakan pikiran dan rohaniku dari hari ke hari. aQ mau menjadi penolong yang tangguh suatu saat nanti bagi dia dan anak-anak kami kelak. aQ serahkan semua ke dalam tangan pengasihan Tuhan, aQ percaya...akan ada pelangi di ujung semua perjalanan yang sedang kami lalui ini.
aQ suka banget denger nada sambung yang dia pakai lagu teksnya gini:
'Kau menjanjikan damai, indah pada waktuNya... orang yang menantikanMu tak akan Kau permalukan'
sayang, aQ lagi ga ada pulsa wat misscall dia ^_^ sekalipun ga bisa menghubungi dan ga ditelepon pagi ini, doaku untuknya dan keluarganya yang begitu ia kasihi ga akan berhenti.
Karena aQ sayang padanya..... ^_^
Luv u M... <=^-^=>



0 komentar:
Poskan Komentar