Rabu, 28 Januari 2009

I AM SPECIIAL ^_^


Waktu kecil, Debby lebih sering menghabiskan waktu sendirian di rumah.
Mamaku sibuk kuliah, papa bekerja di Jakarta sementara aQ dititipkan di tempat opung (kakek) di Lampung. Mama menjenguk aQ 3 hari sekali kadang seminggu sekali kalo mata kuliahnya padat. aQ tumbuh bersama tante dan Om yang jarak usianya 6-10 thn di atasku. Karena itu mungkin aQ terbiasa lebih suka bergaul dengan org yang lebih dewasa daripada anak seumurku. Debby inget banget, tante sering bawa aQ ke sekolahnya dan dititipkan di kantin sekolah. Sering kali Debby habiskan waktu bersama ibu kantin yang Debby panggil mbok. Debby diajarkan bahasa Jawa, menyulam dan sesekali menemani mbok masak kue yang mau dijual.

dulu mereka bilang aQ ne anak yang manis (ga boong lho), makanya banyak temen-temen tanteku ajak aQ jalan-jalan kemanapun mereka suka karena walaupun kecil aQ ga merepotkan.
sampai sekarang, aQ selalu mengingat kenangan masa kecilku itu. walaupun aQ jauh dari papa dan mama, aQ tetep punya teman2 dan sahabat yang mengasihiku. Buatku, mbok, dan teman2 tanteku adalah keluarga buatku. Karena hampir setiap hari aQ berada di dekat mereka. Mereka mengajarkan aQ segala hal yang bisa aQ pelajari sekarang... membaca, menulis, bahkan aQ jadi suka memasak karena ingat almarhum mbok pernah bilang, seorang ibu yang baik itu adalah ibu yang memberikan asupan gizi terbaik wat anaknya (dewasa banget yah nasehat mbok, padahal aQ masih 6 thn waktu itu)
aQ mengenal Tuhan Yesus melalui tanteku yang ga jemu mengajarkan aQ selalu berdoa wat ortuku nun jauh d sana agar sehat dan diberkati selalu. setiap pagi aQ slalu memohon supaya Tuhan menyatukan kami sekeluarga.

Perjalanan kehidupankupun berubah drastis ketika opung meninggal, aQ memiliki adik, papa bangkrut. Dunia seakan runtuh satu per satu. Kepindahan keluargaku ke Medan membuat aQ dan mbok juga tante terpisah. aQ bener2 ga punya tempat buat mencurahkan isi hatiku waktu itu. Biasanya kalo lagi sedih begitu, aQ lari ke rumah mbok dan cerita sepuasnya sampe ketiduran. Kelas 1 SMP aQ menghadapi pelajaran yang lebih berat, sehingga aQ merasa bener-bener terpuruk. aQ ga berguna wat keluargaku yang terpuruk apalagi nilai2ku anjlok. Tapi Tuhan mempertemukan aQ dengan sahabat yang baru yang takut akan Dia.
Waktu kecil aQ memang aktif di gereja, berdoa, tp jujur...aQ merasa Tuhan kadang begitu jauh untuk kusapa. aQ sering meminta tapi beberapa kali Tuhan ga mendengar doaku. (ini pikiran kanak-kanakku)

Pelan-pelan aQ belajar sungguh-sungguh mencari wajah Tuhan melalui sahabatku itu. aQ begitu haus akan Sosok yang menurut temanku begitu Pengasih dan Penyayang. aQ mulai mencari dengan sungguh apa dan siapa Yesus itu. Dalam pencarian itu, aQ masih terus mendapat tekanan dan masalah dari lingkungan sekitarku. Mulai dari kondisi ekonomi ortu, cemooh teman-temanku yang bilang aQ kuno, aneh, jelek dan macam2 cemooh yang sekarang aQ imani ga bener semuanya.

Teman, aQ sering merasa Tuhan ga memperhatikan aQ yang suka bandel sama mama-papa, yang semakin gendut, semakin jelek dan ga semanis ketika aQ masi kecil dulu. Berbagai intimidasi itu berkecamuk dipikiranku. aQ melarikan diri ke dunia gelap. aQ melayani di gereja, tetapi juga berbuat apa yang jahat di mata Tuhan. aQ mulai suka merokok, minum alkohol, bahkan nonton film porno sampe pagi dengan teman-teman sepekerjaan di kafe.
Puji Tuhan, aQ sekarang bisa kembali ke jalan yang benar berkat orang-orang yang dulu aQ pikir begitu jahat terhadapku, ternyata begitu mengasihiku. Mama berdoa di tiap malam aQ bekerja untuk keselamatanku, papa menangis berlutut di kapel gereja ketika melihat aQ merokok, papa begitu sedih memohon Tuhan menolong aQ, itu aQ liat tanpa sengaja waktu aQ juga ingin berbagi beban penatku sama Tuhan suatu malam di saat aQ begitu lelah dengan semua hal yang terjadi padaku.

sejak melihat air mata kedua orangtuaku, aQ kemudian memutuskan untuk berbalik dan melawan hawa nafsuku untuk kembali ke perbuatan-perbuatan jahat itu. Proses yang berat memang, kawan.... tapi lihatlah Debby yang sekarang...
aQ bangga menjadi seorang Debby yang Tuhan ciptakan spesial...
aQ bangga Tuhan menjadikan aQ Debby yang melalui berbagai pergumulan spesial
dan aQ percaya kalian semua spesial di mata Tuhan...


Yes. 43:4 Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku memberikan manusia sebagai gantimu, dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu.

Debby selalu percaya, akan apa yang terhilang dari Debby sekarang...pasti Tuhan gantikan pada waktuNya
Semoga cerita Debby bisa jadi berkat wat temen2 semuanya, JBU


Peace always!

1 komentar:

Yeremia Enrico mengatakan...

Tuhan tidak pernah menciptakan orang yang tidak berguna, Tuhanmenciptaka setiap manusia sesuai dengan visi dan misi berbeda...

JBU